toko online oleh-oleh, toko oleh-oleh padang, makanan khas padang, jajanan khas padang, cemilan khas padang, kerupuk balado, kerupuk sanjai, keripik padang, rendang, khas minang, minangkabau, oleh oleh minang padang, keripik singkong

OlehOlehMinang.com: Toko Online Oleh-Oleh Padang dan Kerajinan Khas Ranah Minang Sumatera Barat

Oleh-Oleh Padang dan Kerajinan Khas Ranah Minang

PADANG- Cuaca panas sejak awal Ramadan pada 2015 diprediksi akan terus terjadi hingga selepas lebaran. Masyarakat diminta untuk mempersiapkan diri agar tidak dehidrasi saat menjalankan ibadah puasa.

Cuaca panas yang terjadi akhir-akhir ini tidak hanya terjadi di Kota Padang, tetapi nyaris terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

“Cuaca panas ini merupakan fenomena tahunan. Kebetulan tahun ini bertepatan dengan Ramadhan,” kata Kasi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang, Budi Imam Samiaji, Senin di Padang.

Dia menjabarkan, di sepanjang pesisir pantai di Sumbar sebenarnya berpotensi terjadi hujan ringan, namun karena suhu udara setiap hari rata-rata 30-32 derajat celcius, maka hujan ringan itu pun gagal untuk turun.

Dia mengingatkan, kondisi panas tanpa hujan ini akan berpotensi meningkatkan titik hot spot (titik api) yang mengakibatkan kabut asap dan mengganggu aktivitas.

“BMKG memang tidak berwewenang mendeteksi titik api, tapi hal ini perlu dikhawatirkan, karena jika kabut asap terjadi, maka penerbangan mudik lebaran bisa terganggu,” ujar Budi.

Dia menghimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dalam suhu udara 30-32 derajat celcius ini, terutama saat membakar sampah di lingkungan rumah, atau meninggalkan kompor dalam keadaan hidup saat keluar rumah.

“Dalam cuaca seperti ini, sedikit saja percikan api, bisa mengakibatkan kebakaran,” katanya.

Sumber : Antara

Categories: Carito

Comments are closed.